Friday, March 20, 2015

Di Desa Ini, Waktu Berhenti Berjalan

VIVA.co.id – Awet muda dan tidak bisa menua, menjadi alasan petualangan legendaris di masa lalu. Namun di Nogoro, sebuah desa kecil di Jepang selatan, tidak perlu air mancur yang menghentikan penuaan.

Monday, March 16, 2015

Rusia Bebaskan Visa Buat Suporter Piala Dunia 2018

Liputan6.com, Moscow - Untuk pertama kalinya dalam ajang Piala Dunia, sebuah negara yang menyelenggarakan ajang tersebut membebaskan visa bagi para suporter yang ingin menyaksikan pertandingan. Adalah Rusia, negara yang berani membebaskan visa tersebut.

30 Negara yang Bebas Visa Kunjungi Indonesia

Liputan6.com, Jakarta - Presiden RI Joko Widodo telah merestui enam paket kebijakan ekonomi pemerintah. Salah satunya yaitu memberikan bebas visa kunjungan singkat kepada wisatawan dari 30 negara.
Dengan tambahan 30 negara, maka total negara yang wisatawannya bisa masuk Indonesia tanpa visa mencapai 45 negara.

Tunjangan Kinerja PNS DKI Akhirnya Cair

Liputan6.com, Jakarta - Tunjangan kinerja daerah (TKD) untuk pegawai negeri sipil (PNS) Pemprov DKI Jakarta akhirnya cair 100 persen. Pencairan TKD ini dilakukan oleh Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD).

TKD ini cair setelah sempat terhambat selama 2 bulan karena kisruh APBD DKI Jakarta 2015.

"TKD sudah, yang sebatas tempo hari dikenal dengan TKD statis. Itu sudah cair. Full dicairkannya," kata Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Saefullah di Balaikota, Jakarta, Senin (16/3/2015).

Saturday, March 14, 2015

5 Ciri Kalau Atasan Enggak Suka Sama Kamu

Bekerja dengan hati memang salah satu faktor penting yang harus ada ketika kamu menjalani sebuah karir. Namun, faktor eksternal seperti atasan yang baik atau sebaliknya padamu pun tentu menjadi hal penting yang harus kamu perhatikan. Atasan yang tidak menyukaimu secara personal bisa saja menghambat karirmu, meskipun pada kenyataannya kualitas kerjamu memang terbilang bagus. Untuk itu, kamu juga perlu waspada dengan 5 ciri-ciri berikut ini.

Kesalahan Kecil Dibesar-besarkan

Saat kamu melakukan kesalahan kecil, atasan yang baik dan bekerja secara profesional tentu akan menunjukkan padamu mana kesalahanmu dan memberikanmu kesempatan untuk memperbaikinya serta tidak mengulang kesalahan yang sama. Namun, atasan yang merasa tidak suka secara personal justru akan membuat kesalahan kecil yang kamu buat menjadi besar. Bahkan, bukan tidak mungkin jika kesalahan itu dianggap sebagai kesalahan yang fatal selama kamu bekerja di sana.

Susah untuk Diajak Berkomunikasi

Jika kamu punya waktu untuk mengajaknya berkomunikasi mengenai pekerjaan, tentu atasan akan sangat welcome untuk menerima masukan bagi kemajuan perusahaannya, kan? Namun, berbeda kejadiannya jika atasan tidak menyukaimu secara personal. Dia justru akan sulit kamu temui, sulit diajak berkomunikasi, bahkan terkesan tidak peduli pada masukan yang nantinya akan kamu berikan.

Diskriminasi

Saat semua orang penting dalam tim kerjamu dipanggil oleh atasan untuk merundingkan sebuah project, maka atasan yang tidak menyukaimu secara personal akan memilih untuk memperlihatkan bahwa ia tidak mengundangmu sama sekali. Jadi, waspadalah jika si bos sudah mulai melakukan tindakan diskriminatif seperti ini.

Disudutkan di Hadapan Orang Lain

Saat kamu melakukan kesalahan, atasan yang tidak menyukaimu bisa saja mencemooh atau menyudutkanmu di hadapan orang lain sehingga kamu akan merasa tidak berguna, bahkan merasa dipermalukan di hadapan rekan kerjamu. Segera ambil tindakan jika atasanmu sudah seperti ini!

Tidak Memberikan Respon

Jika kamu sudah melakukan tugasmu dengan benar, memberi masukan yang baik bagi perusahaan, namun atasanmu tetap tidak peduli dan tidak memberikan respon positif pada kinerjamu, segeralah perhitungkan jalan keluar untuk resign. Daripada kamu bekerja pada sebuah perusahaan yang pemimpinnya tidak mendukungmu, lebih baik pindah ke tempat lain kan?

Friday, March 13, 2015

Depresiasi Rupiah dan Kegagalan Struktural

"Hasil stress test dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) juga menunjukkan bahwa rupiah yang sudah menyentuh level 13.000/USD belum berdampak signifikan bagi sektor keuangan"

Coba tengok data cadangan devisa kita yang telah menyentuh 115 miliar USD yang setara dengan kemampuan 7 bulan impor. Belum lagi deflasi yang terjadi selama bulan januari dan februari 2015 serta IHSG yang terus merangkak naik. Hasil stress test dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) juga menunjukkan bahwa rupiah yang sudah menyentuh level 13.000/USD belum berdampak signifikan bagi sektor keuangan.